Selasa, 20 Desember 2016

MINGGU PENUH INSPIRASI BERSAMA KELAS BLOGGER DAN NUTRIFOOD



Minggu, 18 Desember 2016 pagi itu notifikasi di handphone terdengar cukup ramai. Sekilas kulihat ternyata itu adalah pemberitahuan chat masuk dari group kelas blogger. Pulu 08:30 WIB, peserta sudah cukup ramai berdatangan dan aku baru akan bergegas pergi. “Duh bakal telat nih”, protesku terhadap diri sendiri yang terlalu lamban pagi itu. Ternyata perdiksiku salah, driver ojek online berhasil membawaku sampai menuju Kompleks Apartemen Menteng itu tepat pukul 09:00 WIB.

Setibanya disana, kulemparkan sneyum ramah kepada dua satpam yang sedang berjaga. Seolah sudah hafal dengan penanya-penanya sebelumku, mereka langsung menembakku dengan pertanyaan “Tower A nomor  AP 17 ya? Nutrifood Inspiring Center? itu yang disebelah kiri Mba”. Tanpa harus bertanya, aku langsung mengucapkan terima kasih atas jawaban dari Pak Satpam.

 (Pak Satpam aja peka banget, kamu kapan peka nya? *duh haha) Back to the topic!

Hanya sekitar 15 langkah dari pos satpam tersebut, akhinya tibalah aku di depan gedung Nutrifood Inspiring Center. Sebuah kantor dengan suasana yang super comfy. Aku disambut dengan design ruangan dengan pernak-pernik pastel dan vintage, mulai dari sofa, lukisan dinding, quotes inspiratif dan mug-mug lucu yang berjejer rapi di rak tepi dinding. Beberapa peserta juga sudah mulai memadati ruangan itu, kami berkenalan satu sama lain. Suasana sebelum acara sudah mencair, mungkin karena anak-anak komunitas kelas blogger memang ramah dan suasana kantor Nutrifoodnya juga sangat nyaman.

Tampak Gedung Nutrifood dari Parkiran ©M.Kholis

Tampak Depan Gedung Nutrifood Inspiring Center ©M.Kholis


Salah satu property vintage di Nutrifood Inspiring Center ©Kathfah

Sejak SMA, traveling ke luar negeri adalah salah satu impian terbesarku dan single traveler memang hobiku meskipun baru dua tempat yang pernah kujelajahi sendirian yaitu Bengkulu dan Jambi. Akhir tahun ini, Kota Semarang akan menjadi destinasi perjalanan single traveler ketigaku. Itulah alasannya kenapa aku sangat bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan kelas blogger hari itu, temanya benar-benar cocok dengan apa yang sedang kupersiapkan. Disisi lain, profesiku sebagai ahli gizi membuatku cukup mengenal Nutrifood. Salah satu brand besar dan sangat terkenal dibidang makanan. Aku benar-benar mendapatkan banyak pelajaran hebat hari itu.

Tanpa berlama-lama, akhirnya acarapun dimulai. Sambutan hangat disampaikan oleh Mas Kholis sebagai ketua kelas dan Pak Syaifuddin sebagai kepala sekolah. Tibalah saatnya mendengarkan pengalaman dan pelajaran dari nara sumber utama yaitu Mas Agil Jolie. Anda dapat menemukan instagramnya dengan nama yang sama yaitu @agiljolie. Seorang traveler yang dari caranya berbicara dapat diketahui bahwa ia adalah orang yang sangat asik, down to earth dan baik hati. Cucok banget pokoknya, satu lagi dia juga konsekuen sekali dengan tema materi yang disampaikannya, “single traveler” ya, backpacker sejati ini juga adalah seorang jomblo (semoga cepet cetak buku nikah ya Mas, di promote nih haha).
Berikut ini adalah cuplikan suasana hangatnya sesi sharing bersama peserta kelas blogger ke-13.



©M. Kholis

Beberapa poin-poin penting mengenai single traveling ke luar negeri yang disampaikan oleh Mas Agil sudah saya simpulkan untuk para pembaca, check this out.


1. Persiapkan Berbagai Berkas dengan Teliti
Berkunjung keluar negeri, artinya Anda harus siap dengan segala berkas yang harus diurus. Mulai dari passport, visa dan travel insurance. Anda harus memiliki setidaknya satu fotokopian cadangan dari berkas-berkas tersebut, mempersiapkan jika saja suatu hari terjadi hal buruk berkas-berkas tersebut tercecer atau hilang.
  • Passport 
Ini adalah hal paling dasar yang harus dimiliki ketika hendak berpergian keluar negeri. Pembuatan passport dapat dilakukan di kantor imigrasi yang sudah tersebar kantor perwakilannya  di tiap-tiap provinsi (untuk alamat kantor imigrasi terdekat di daerahmu, bisa dilihat pada link berikut ya http://www.imigrasi.go.id/index.php/hubungi-kami/kantor-imigrasi). Saat akan membuat passport, maka persiapkanlah segala persayaratan dengan lengkap, karena meskipun Anda hanya kekurangan 1 berkas maka pihak imigrasi tidak akan memproses permohonan tersebut.
Dalam rangka meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat, saat ini pihak imigrasi juga telah meluncurkan program pembuatan passport secara online melalui website http://ipass.imigrasi.or.id.  Hanya saja, Anda harus mimindai seluruh berkas dan tetap datang ke kantor imigrasi untuk sesi foto dan pengambilan passport.

  • Visa
Ini juga dalah berkas penting yang harus diurus saat akan bepergian keluar negeri. Untuk keperluan traveling, maka buatlah visa turis. Semakin sering Anda membuat visa untuk keberangkatan keluar negeri, maka jangka waktu berkunjung yang Anda dapatkanpun biasanya akan bertambah :
·         Pembuatan visa pertama : berlaku selama 3 bulan dengan batas waktu berkunjung 30 hari
·         Pembuatan visa kedua : berlaku selama 6 bulan dengan batas waktu berkunjung 60 hari
·         Pembuatan isa ketiga : berlaku selama setahun dengan batas waktu berkunjung 90 hari
  • Travel Insurance
Travel Insurance adalah poin tambahan yang harus dipersiapkan untuk menjamin perjalanan Anda selama traveling. Layanan travel insurance ini disediakan oleh beberapa agen asuransi,, Anda bisa mendaftarkan diri jika merasa perlu. Jenisnya terbagi menjadi dua, yaitu :
·         Asuransi traveling per trip
·         Asuransi traveling annual (pertahun)

 2. Rencanakan Tujuan Perjalanan dengan Rapi
Persiapkan tujuan perjalanan Anda dengan rapi dan terperinci, mulai dari hari hingga jam dan menit. Sebaiknya, jadwal yang telah dibuat inipun dipatuhi dengan baik agar tidak ada sedikitpun waktu yang terbuang sia-sia selama traveling. Misalkan, Anda akan pergi berlibur ke Paris selama 7 hari. Hari pertama Anda akan mengunjungi Museum Louvre, Menara Eiffel dan Notre Dame. Selanjutnya buat time table, jam berapa Anda mulai berangkat, berapa menit perjalanan menuju lokasi tujuan, apa saja yang akan Anda lakukan disana dan berapa lama yang waktu yang Anda habiskan disana. Kelihatannya ribet ya? Tapi sebenarnya tidak kok, malah ini akan sangat membantu. Trust me, its work, Mas Agil sudah membuktikannya sendiri hehe.

3. Perhatikan Musim dan Sesuaikan Perlengkapan yang Dibawa
Seperti yang kita ketahui, Indonesia hanya mempunya 2 musim yaitu penghujan dan kemarau. Di luar negeri sendiri, kebanyakan negara memiliki 4 musim, yaitu musim panas, musim gugur, musim semi dan musim salju. Maka perhatikanlah musim di negara tujuan saat Anda akan kesana. Jangan sampai salah setting, Anda membawa pakaian kaos tipis dan celana pendek namun ternyata sedang berlangsung musim salju. Alhasil bukan liburan yang didapat, malah Anda akan sakit akibat kedinginan.
 
      4. Bawalah Uang Seperlunya
Saat akan berkunjung ke luar negeri, Anda tidak harus menukarkan segala uang Anda ke mata uang negara tersebut. Tukarkan uang seperlunya dan simpanlah di dua tempat. Sebagian bisa disimpan di dalam baju (re: baju haji yang ada kantong di bagian dada) dan sebagiannya lagi bisa disimpan di tas maupun di dompet. Sekedar berjaga-jaga, jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Kemudian, jangan gunakan dompet yang mencolok. Kalau Mas Agil sih pakai dompet yang suka dipakai ibu-ibu ke pasar hehe. Ini dilakukan agar tidak memancing perhatian orang yang melihatnya.

      5. Transportasi dan Penginapan
  •  Transportasi
Setibanya di negara tujuan, segera dapatkan peta dari negara tersebut. Cari sebanyak mungkin informasi mengenai transportasi, baik jalur darat, air maupun udara. Ketahui pula transportasi menuju tempat-tempat wisata yang ingin Anda kunjungi. Jika jarak yang Anda tuju tidak terlalu jauh maka sebisa mungkin usahakan lah untuk terbiasa berjalan kaki. Selain menghemat biaya, berjalan kaki juga dapat membuat Anda menemukan sisi-sisi unik lain dari negara yang Anda kunjungi yang tidak masuk dalam rencana Anda.

  • Peginapan
Untuk penginapan, agar bisa menghemat sebisa mungkin menginaplah di dorm atau losmen-losmen untuk para turis. Namun disana Anda juga harus berhati-hati terutama saat tidur. Dorm dan losmen dengan harga rendah biasanya dihuni 6 hingga 12 orang, maka simpan barang-barang berharga dekat dengan jangkauan Anda. Misalnya saat tidur, Anda dapat menyimpannya di bawah bantal agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Kemudian, Anda dapat memanfaatkan situs coachsurfing. Ini adalah semacam jejaring sosial yang menghubungkan para traveler dengan host yang dapat memberikan informasi mengenai tujuan destinasi Anda bahkan memberikan Anda tumpangan untuk menginap. Untuk selengkapnya, Anda dapat mendownload langsung aplikasi ini di playstore ya. Awalnya saya kira akan sedikit rumit sistem aplikasinya, namun ternyata tidak. Saya sendiri sudah mempraktikkan aplikasi ini untuk liburan saya ke Semarang akhir tahun ini, dan saya sudah mendapatkan host yang menawarkan diri untuk menemani saya jalan-jalan selama disana hehe, yuk segera dicoba ya!

      6. Perhatikan Norma dan Aturan yang Berlaku di Negara yang Anda Kunjungi
Hal ini adalah bagian penting yang sering terlupakan. Bagi orang Indonesia, bertegur sapa dengan orang baru merupakan hal yang sangat wajar. Namun, tentunya karena berbeda negara maka berbeda pula budaya dalam cara menegur sapa terhadap orang baru di negara yang Anda kunjungi. Perlu diingat bahwa orang luar akan sangat welcome terhadap kita. Namun, saat bertegur sapa hindarilah pertanyaan-pertanyaan yang bersifat pribadi. Mereka sangat tidak menyukai pertanyaan semacam itu. Misalnya “pekerjaanmu apa? Atau “pesawatmu jam berapa?”. Mereka menganggap pertanyaan semacam itu adalah tidak sopan. Ajaklah mereka mebahas sesuatu yang umum saja seperti “cuaca hari ini bagus ya”, atau “wah negara Anda rapi sekali”. Itu akan lebih mencarikan suasana untuk dapat mengobrol lebih lanjut dengan mereka.



Baiklah readers, itulah beberapa informasi yang bisa saya bagikan dengan Anda. Sebenarnya masih sangat banyak sekali ilmu-ilmu bermanfaat lainnya yang saya dapat dari kelas blogger ke-13 minggu lalu. Namun, kalo mau yang lebih lengkap semoga Anda bisa bergabung dengan kelas-kelas blogger selanjutnya atau langsung kepoin Mas Agilnya saja ya hehe.

Semoga yang berencana liburan dapat segera terealisasi dan yang sedang liburan dapat menikmati liburannya dengan bahagia. Selamat berakhir tahun, selamat berlibur. Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat ya.

Rabu, 26 Oktober 2016

Tugas 5 Analisa Regresi



1. Hal.85
UM
CHOL
TRIG
40
218
           194
46
265
           188
69
197
           134
44
188
           155
41
217
           191
56
240
           207
48
222
           155
49
244
           235
41
190
           167
38
209
           186
36
208
           179
39
214
           129
59
238
           220
56
219
           155
44
241
           201
37
212
           140
40
244
           132
32
217
           140
56
227
           279
49
218
           101
50
241
           213
46
234
           168
52
231
           242
51
297
           142
46
230
           240
60
258
           173
47
243
           175
58
236
           199
66
193
           201
52
193
           193
55
319
           191
58
212
           216
41
209
           154
60
224
           198
50
184
           129
48
222
           115
49
229
           148
39
204
           164
40
211
           104
47
230
           218
67
230
           239
57
222
           183
50
213
           190
43
238
           259
55
234
           156


Variables Entered/Removedb
Model
Variables Entered
Variables Removed
Method
1
Cholesterola
.
Enter
a. All requested variables entered.

b. Dependent Variable: Umur



Model Summary
Model
R
R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1
.151a
.023
.000
8.66730
a. Predictors: (Constant), Cholesterol



ANOVAb
Model
Sum of Squares
df
Mean Square
F
Sig.
1
Regression
75.662
1
75.662
1.007
.321a
Residual
3230.249
43
75.122


Total
3305.911
44



a. Predictors: (Constant), Cholesterol



b. Dependent Variable: Umur










Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t
Sig.
B
Std. Error
Beta
1
(Constant)
37.435
11.640

3.216
.002
Cholesterol
.051
.051
.151
1.004
.321
a. Dependent Variable: Umur





Sum of Square total: SSY= 3305,911
Sum of Square Residual: SSE= 3230,249
Sum of Square Regression: SSY-SSE= 3305,911-3230,249= 75,662
Mean Sum of Square Regression: SSReg/df= 75,662/1= 75,662
Mean Sum of Square Resudial: SSResd/df= 3230,249/43= 75,122
F=MS-Reg/MS-Resd= 75,622/75,122= 1,007













2. Halaman 86
Mg Serum
Mg Tulang
3,60
672
2,7
567
2,45
612
1,45
400
0,90
236
1,40
270
2,80
340
2,85
610
2,60
570
2,25
552
1,35
277
1,60
268
1,65
270
1,35
215
2,80
621
2,55
638
1,80
524
1,40
294
2,90
330
1,80
240
1,50
190

Hasil Analisa data dengan regresi seperti di bawah ini

VARIABLES ENTERED/REMOVED (b)
Model
Variables Entered
Variables Removed
Method
1
Mg Serum (a)
.
Enter
a. All requested variables entered
b. Dependent Variable: Mg Tulang





MODEL SUMMARY
Model
R
R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1
.766 (a)
.587
.566
111.894
a. Predictors: (Constant), Mg Serum


ANOVA (b)
Model
Sum of Squares
df
Mean Square
F
Sig.
Regression
338633.876
1
338633.876
27.047
.000 (a)
Residual
237885.934
19
12520.312


Total
576519.810
20










a.       Predictors: (Constant), Mg Serum
b.      Dependent Variable: Mg Tulang

COEFFICIENTS (a)
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t
Sig.
B
Std. Error
Beta
1
(Constant)
37.550
76.410

.491
.629
MgS
180.948
34.793
.766
5.201
.000
a.       Dependent Variable: MgT

Sum of Square Total

Sum of Square Residual

Sum of Square Regression
SSY - SSE = 576519.810 – 237885.934 = 338633.876

Mean Sum of Square for Regression

Mean Sum of Square for Residual

Nilai F

Nilai Fhitung = 27.046 > Ftabel = 4.38, nilai p < 0.05 sangat bermakna, dengan nilai Sig. = 0.000.
Kesimpulan : Artinya hipotesa nol ditolak, maka dinyatakan bahwa :Mg Serum mempengaruhi Mg Tulang.

3. Hal 87
Pelajari data di bawah ini, tentukan dependen dan independen variabel serta
a.       Hitung Sum of Square for Regression
b.      Hitung Sum of Square for Residual
c.       Hitung Means Sum of Square for Regression
d.      Hitung Means Sum of Square for Residual
e.       Hitung nilai F buat kesimpulan
Data berat badan dan kadar glukosa darah orang dewasa sebagai berikut:
Subjek
Berat Badan (kg)
Glukosa mg/100ml
1
64,0
108
2
75,3
109
3
73,0
104
4
82,1
102
5
76,2
105
6
95,7
121
7
59,4
79
8
93,4
107
9
82,1
101
10
78,9
85
11
76,7
99
12
82,1
100
13
83,9
108
14
73
104
15
64,4
102
16
77,6
87

Berat badan sebagai variabel Independen dan Glukosa darah sebagai variabel Dependen
Model Summary
Model
R
R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1
.484a
.234
.180
9.276






ANOVAb
Model
Sum of Squares
df
Mean Square
F
Sig.
1
Regression
368.798
1
368.798
4.286
.057a
Residual
1204.639
14
86.046


Total
1573.437
15






a.       Sum of Square for Regression
SSY-SSE= 1573.437-1204.639=368.798
b.      Sum of Square for Residual
SSE= 1204.639
c.       Means Sum of Square for Regression
SSReg/df= 368.798
d.      Means Sum of Square for Residual
SSRes/df=86.046
e.       Nilai F
Lihat Tabel F dengan nomerator =1 dan denomerator=14, nilainya adalah 4,60
Nilai Fh=4.2860.05 Maka Ho diterima berat badan tidak mempengaruhi glukosa darah.











4. Hal 86
1.      Jelaskan ”Total Sum Of Square”?
2.      Jelaskan “Explained Sum Of Square”?
3.      Jelaskan “Unexplained Sum Of Square”?
4.      Jelaskan “The Coefficient Of Determination”?
5.      Jelaskan fungsi Analisis  Varians dalam analisis regresi
6.      Uraikan 3 cara untuk menguji nol :
7.      Jelaskan dua tujuan kita menggunakan analisis regrasi.
Jawab :
1.SST (jumalah kuadrat total) adalah jumlah kuadrat dari masing-masing obeservasi (Y) dikurangi rata-rata seluruh observasi. Rumus jumlah kuadarat Total SST=SSG+SSW
Dimana
SST     =Total of Square
k          =jumlah populasi
ni         =ukuran sampel dari populasi i
x ij       =pengukuran ke-j dari populasi ke-i
x          =mean keselueuan (dari seluruh nilai data)
2.ESS Jumlah dari kuadrat deviasi dari nilai prediksi dari nilai rata-rata dalam model regresi standar.
3. Besaran SST : total correct sum of squares di definisikan :
             SSE : variasi karena random error = unexplained
Sedangkan SSE
                       SST = SSR + SSE
Dan SSR (Regression sum squares)               
                               R= Koefisien dterminasi, persentase dari variasi data yang bisa dijelaskan oleh regresi
4.Seberapa besar kemampuan semua variabel bebas dalam menjelaskan varians dari variabel terikatnya.Secara sederhana koefisien determinasi dihitung dengan mengkuadratakan Koefisien Kortelasi (R).Contoh : Jika nilai R adalah sebesar 0,80 maka koefisien determinasi (R Square) adalah sebesar 0,80 X 0,80= 0,64.Berarti kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan varians dari variabel terkaitnya adalah sebesar 64,0% berarti terdapat36% (100%-64%) Varians variabel terkait yang dijelaskan oleh faktor lain.Berdasarkan Interpretasi tersebut,maka tampak bawa nilai R Square adalah antara 0 sampai dengan 1.
5. Analisis varians relatif mudah dimodifikasi dan dapat dikembangkan untuk berbagai bentuk percobaan yang lebih rumit. Selain itu, analisis ini juga masih memiliki keterkaitan dengan analisis regresi. Akibatnya, penggunaannya sangat luas di berbagai bidang, mulai dari eksperimenlaboratorium hingga eksperimen periklanan, psikologi, dan kemasyarakatan
6.a. Tidak ada perbedaan tentang angka kematian akibat penyakit jantung antara penduduk perkotaan dengan penduduk pedesaan.
b. Tidak ada perbedaan antara status gizi anak balita yang tidak mendapat ASI pada waktu bayi, dengan status gizi anak balita yang mendapat ASI pada waktu bayi.
c. Tidak ada perbedaan angka penderita sakit diare antara kelompok penduduk yang menggunakan air minum dari PAM dengan kelompok penduduk yang menggunakan air minum dari sumur.
Hipotesis dapat juga dibedakan berdasarkan hubungan atau perbedaan 2 variabel alau lebih. Hipotesis hubungan berisi tentang dugaan adanya hubungan antara dua variabel. Misalnya, ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan praktek pemeriksaan hamil. Hipotesis dapat diperjelas lagi menjadi : Makin tinggi pendidikan ibu, makin sering (teratur) memeriksakan kehamilannya. Sedangkan hipotesis perbedaan menyatakan adanya ketidaksamaan atau perbedaan di antara dua variabel; misalnya. praktek pemberian ASI ibu-ibu de Kelurahan X berbeda dengan praktek pemberian ASI ibu-ibu di Kelurahan Y. Hipotesis ini lebih dielaborasi menjadi: praktek pemberian ASI ibu-ibu di Kelurahan X lebih tinggi bila dibandingkan dengan praktek pemberian ASI ibu-ibu di Kelurahan Y.
7.menjelaskan temuan data dalam bentuk garis lurus atau kurva atau parabola dan lain sebagainya dan sangat sesuai dengan data yang ada.Pertamkali lakukan adalah membuat diagram sebar dari data yang kita miliki.